BANJARBARU — Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin turun langsung memimpin pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Pengayuan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Selasa (11/8/2026).Aksi tersebut dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalsel sebagai langkah cepat untuk mencegah kebakaran meluas dan mengancam kawasan di sekitarnya.
Gubernur Muhidin bersama rombongan Forkopimda yang terdiri dari Kapolda Kalsel, Kepala BIN Daerah, Danlanud, Danlanal, serta perwakilan Danrem 101/Antasari tiba di lokasi sekitar pukul 16.15 WITA.
Setibanya di lokasi, rombongan langsung menyisir garis api untuk memastikan titik-titik kebakaran dapat segera ditangani.
Dalam proses pemadaman, Gubernur Muhidin bersama jajaran pimpinan daerah turut melakukan pemadaman secara manual menggunakan ranting pohon sebelum armada mesin penyemprot atau alkon dikerahkan.
Penyemprotan air kemudian dilakukan secara intensif hingga kobaran api dan kepulan asap pekat berhasil dikendalikan menjelang petang.
Pemadaman karhutla juga melibatkan tim gabungan Satgas Karhutla yang terdiri dari BPBD Provinsi Kalsel, BPBD Kota Banjarbaru, serta personel TNI dan Polri.
“Kita hari ini turun bersama-sama Forkopimda memadamkan api kebakaran hutan dan lahan di Pengayuan, Banjarbaru. Kita turun setelah sebelumnya mendapatkan informasi dari masyarakat. Alhamdulillah, titik-titik api berhasil kita padamkan,” ujar H. Muhidin di lokasi.
Meski api utama berhasil dipadamkan, Gubernur Kalsel meminta masyarakat dan seluruh personel Satgas Karhutla tetap meningkatkan kewaspadaan.(L.17) Pemantauan secara berkelanjutan diperlukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Muhidin juga mengajak masyarakat segera melaporkan apabila menemukan kebakaran lahan di wilayahnya. Menurutnya, informasi cepat dari masyarakat sangat penting agar petugas dapat segera melakukan penanganan.
“Kami mengharapkan informasi dari masyarakat bila mengetahui adanya kebakaran lahan di mana saja. Laporkan dan Satgas akan datang untuk memadamkan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat atau siapa saja agar tidak melakukan pembakaran lahan,” tegasnya.
Langkah Gubernur Muhidin bersama Forkopimda turun langsung ke lokasi menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan dan sinergi dalam menghadapi ancaman karhutla di Kalimantan Selatan.







