BANJARMASIN – Munthe FC Kotabaru berhasil keluar sebagai juara Nusantara Futsal League (Linus) Kalimantan Selatan 2026. Prestasi tersebut sekaligus mengantarkan tim asal Kabupaten Kotabaru untuk membawa nama Banua ke kompetisi futsal tingkat nasional.
Gelar juara dipastikan setelah Munthe FC bermain imbang 4-4 melawan HM Academy Barito Kuala pada laga terakhir Final Four Linus Kalsel 2026 yang berlangsung di Borneo Indoor Futsal, Banjarmasin, Minggu (9/8/2026) malam.
Hasil tersebut cukup bagi Munthe FC untuk mengamankan posisi teratas klasemen dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Tim Kotabaru mencatat dua kemenangan dan satu hasil imbang tanpa mengalami kekalahan.
Sementara itu, Garuda FC Kotabaru dan HM Academy Barito Kuala masing-masing mengoleksi empat poin. Keduanya menempati posisi kedua dan ketiga. Sedangkan Heluvi FC Banjarmasin berada di posisi keempat dengan satu poin.
Pada pertandingan lainnya, Heluvi FC Banjarmasin bermain imbang 5-5 melawan Garuda FC Kotabaru.
Ketua AFP Kalimantan Selatan, H. Anwar Hadimi, mengapresiasi keberhasilan Munthe FC menjadi juara. Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa klub-klub daerah memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat provinsi.
“Alhamdulillah, pelaksanaan Linus 2026 ini berjalan lancar dan sukses. Kami menilai ini sebagai ajang tahunan yang luar biasa. Semua tim ngotot untuk mendapatkan kemenangan. Alhamdulillah kemenangan itu didapat oleh Munthe FC dan ini penghargaan yang layak untuk mereka,” ujarnya, Senin (10/8/2026).
Fokus Pembinaan Talenta Lokal Kalsel
Penyelenggaraan Linus Kalsel 2026 juga menerapkan regulasi yang mewajibkan pemain memiliki identitas Kalimantan Selatan. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan sekaligus memberikan kesempatan lebih besar kepada pemain lokal untuk berkembang.
Anwar menegaskan, kompetisi tersebut diharapkan menjadi wadah bagi klub-klub daerah dalam membuktikan kemampuan pemain asli Banua.
“Inilah harapan kita, bagaimana memberdayakan orang-orang Banua. Ini adalah keberhasilan dari klub-klub yang meyakini bahwa anak-anak mereka punya potensi dan kemampuan untuk bersaing,” tegasnya.
Dengan keberhasilan menjadi juara, Munthe FC selanjutnya akan dipersiapkan menghadapi kompetisi tingkat nasional. AFP Kalimantan Selatan memastikan dukungan untuk tim asal Kotabaru tersebut.
Owner Munthe FC Kotabaru, Andy Munthe, mengaku bangga atas keberhasilan timnya. Terlebih, gelar juara diraih dengan mengandalkan pemain asal Kalimantan Selatan.
“Yang pertama, perasaan kita bangga. Kami tim dari Kabupaten Kotabaru bisa menjuarai wilayah Kalimantan Selatan. Tahun ini peraturannya berbeda, menggunakan pemain asli berATP Kalimantan Selatan, tidak ada pemain dari luar, dan kami diberikan kepercayaan penuh itu. Alhamdulillah berhasil,” katanya.
Andy juga mengajak klub-klub dari kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Selatan agar tidak takut bersaing dengan tim-tim yang bermarkas di Banjarmasin.
“Untuk owner-owner tim dari kabupaten lain, jangan takut untuk bersaing di Kota Banjarmasin. Kami dari Kotabaru pun bisa berbicara banyak di Kalimantan Selatan,” tegas Andy.(L. 17)







