Bappedalitbang Tanah Bumbu Matangkan Indeks Kesalehan Sosial untuk Mendukung Pembangunan Daerah yang Maju, Makmur, dan Beradab

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATULICIN – Dalam rangka mewujudkan Visi dan Misi RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) terus memperkuat fondasi pembangunan daerah yang tidak hanya bertumpu pada pertumbuhan ekonomi dan pembangunan fisik, tetapi juga pada kualitas kehidupan sosial masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Ekspose Tengah Penyusunan Indeks Kesalehan Sosial Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Rapat Sinergi Bappedalitbang Kabupaten Tanah Bumbu, Kamis (23/7/2026).

Sebagaimana arahan dari Bupati Andi Rudi Latif, kegiatan yang dipimpin Kepala Bappedalitbang Kabupaten Tanah Bumbu, M. Untung, tersebut melibatkan perangkat daerah, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan. Para peserta membahas dan mencermati rancangan indikator, metodologi, sumber data, serta mekanisme pengukuran Indeks Kesalehan Sosial.

M. Untung mengatakan Penyusunan Indeks Kesalehan Sosial merupakan salah satu tahapan strategis dalam mendukung pencapaian indikator tujuan Misi ke-6 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025–2029.

“Indeks ini disusun sebagai instrumen untuk memotret kondisi dan kualitas kehidupan sosial masyarakat secara objektif, terukur, dan sesuai dengan karakteristik daerah,” ucapnya.

Ia menambahkan, berbagai masukan yang disampaikan dalam forum menjadi bagian penting dalam menyempurnakan instrumen pengukuran agar mampu menggambarkan kondisi sosial masyarakat Tanah Bumbu secara lebih utuh dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Penyusunan indeks ini bukan sekadar menghasilkan angka statistik. Lebih dari itu, Indeks Kesalehan Sosial diharapkan menjadi alat evaluasi dan dasar perumusan kebijakan untuk mengetahui sejauh mana pembangunan daerah mampu menghadirkan kehidupan masyarakat yang harmonis, peduli, toleran, taat terhadap nilai-nilai sosial, serta memiliki semangat kebersamaan dan gotong royong,” ucap M. Untung.

Melalui instrumen tersebut, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi kekuatan, tantangan, dan kebutuhan masyarakat dalam pembangunan sosial.

Hasil pengukuran selanjutnya dapat digunakan sebagai bahan dalam menyusun program dan kebijakan yang lebih tepat sasaran, khususnya dalam memperkuat ketahanan sosial, kerukunan masyarakat, solidaritas, kepedulian terhadap sesama, dan kualitas kehidupan bermasyarakat.

Ekspose tengah ini juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dan pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diperlukan agar indikator, data, serta metode pengukuran yang digunakan memiliki keselarasan, validitas, dan tingkat keterwakilan yang baik.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memandang bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dinilai dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, atau peningkatan pendapatan masyarakat.

Pembangunan juga harus tercermin dalam terbentuknya masyarakat yang berkarakter, hidup rukun, saling menghormati, peduli terhadap sesama, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sosial.

Karena itu, penyusunan Indeks Kesalehan Sosial menjadi bagian dari ikhtiar Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam membangun peradaban daerah yang semakin maju, makmur, dan beradab sebagaimana arah visi RPJMD Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2025–2029.

Indeks Kesalehan Sosial nantinya diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam mengevaluasi perkembangan pembangunan sosial serta menjadi referensi dalam merumuskan kebijakan yang selaras dengan visi Kabupaten Tanah Bumbu.

Dengan perencanaan yang berbasis data dan pengukuran yang dapat dipertanggungjawabkan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berkomitmen memastikan bahwa kemajuan daerah tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dirasakan melalui meningkatnya kualitas hubungan sosial, kepedulian, kebersamaan, dan kehidupan masyarakat yang semakin beradab.

Berita Terkait

GENSAI Movement Gelar Pekan ASI Sedunia Kotabaru 2026, Usung Tema “Ibu Bahagia, ASI Lancar”
Pemkab. kotabaru Hadiri Malam Ramah Tamah Kunjungan KRI Banjarmasin-592
Kunjungan Ke Makodim 1004, GOW Kotabaru Gelar Pertemuan Dan Edukasi Kesehatan Mental
Bupati Kotabaru Sampaikan KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2026 pada Rapat Paripurna DPRD
Bupati Andi Rudi Latif Bangun Lapangan Voli, Warga Madu Retno Lebih Nyaman Berolahraga
Wagub Kalsel Hasnuryadi Dampingi Menko Polkam Tinjau Pos Pantau Karhutla di Banjarbar
Bupati Tanah Bumbu Ajukan Perubahan Kedua Perda Pajak dan Retribusi Daerah untuk Tingkatkan PAD

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:10 WITA

GENSAI Movement Gelar Pekan ASI Sedunia Kotabaru 2026, Usung Tema “Ibu Bahagia, ASI Lancar”

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:08 WITA

Pemkab. kotabaru Hadiri Malam Ramah Tamah Kunjungan KRI Banjarmasin-592

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:04 WITA

Kunjungan Ke Makodim 1004, GOW Kotabaru Gelar Pertemuan Dan Edukasi Kesehatan Mental

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:01 WITA

Bupati Kotabaru Sampaikan KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2026 pada Rapat Paripurna DPRD

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:43 WITA

Bupati Andi Rudi Latif Bangun Lapangan Voli, Warga Madu Retno Lebih Nyaman Berolahraga

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:52 WITA

Bappedalitbang Tanah Bumbu Matangkan Indeks Kesalehan Sosial untuk Mendukung Pembangunan Daerah yang Maju, Makmur, dan Beradab

Senin, 20 Juli 2026 - 14:17 WITA

Bupati Tanah Bumbu Ajukan Perubahan Kedua Perda Pajak dan Retribusi Daerah untuk Tingkatkan PAD

Berita Terbaru