Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengingatkan seluruh kepala sekolah agar tidak melakukan pungutan liar (pungli) di lingkungan sekolah.
Ia juga menegaskan pentingnya pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara tepat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pesan tersebut disampaikan H. Muhidin saat melantik 141 Kepala Sekolah bersama 20 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Mahligai Pancasila Banjarmasin, Senin (5/10/2026).
Gubernur meminta kepala sekolah yang mendapat tugas di tempat baru segera membangun komunikasi dan menjaga kekompakan. Kepala sekolah juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, asri, serta bebas dari kekerasan.
“Jadilah pimpinan yang mampu mengelola sekolah dan menjadi lingkungan belajar yang aman, nyaman, asri, dan bebas dari tindakan kekerasan. Jagalah kekompakan untuk mendidik murid yang terbaik,” pesan H. Muhidin.
Terkait dana BOS, Gubernur meminta kepala sekolah berhati-hati dalam penggunaannya dan mengikuti petunjuk teknis yang telah ditetapkan. Setiap penggunaan anggaran harus sesuai kebutuhan serta dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, H. Muhidin mengingatkan pihak sekolah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekolah menyusul masih maraknya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.
Pelantikan tersebut turut dirangkai dengan penyerahan SK PNS kepada enam lulusan IPDN angkatan XXXII lingkup Pemprov Kalsel. Kegiatan dihadiri Sekda Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, Kakanwil Kemenag Kalsel H. M. Tambrin, Tenaga Ahli Gubernur serta jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemprov Kalsel.(L. 17)








